Padang, 23 September 2026. Yayasan Adzkia Sumatera Barat (YASB) menggelar Rapat Kerja (Raker) bertajuk "Penyelarasan Mutu, Standar Akademik, dan Digitalisasi Pembelajaran" yang berlangsung selama tiga hari, Rabu hingga Jumat, 23-25 September 2026, bertempat di Ruang IHT Adzkia. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Direktorat Pendidikan dan Penjaminan Mutu, para Kepala TKIT, SDIT, SMPIT, dan SMA Islam Plus Adzkia, beserta Wakil Kepala Kurikulum dan Kesiswaan dari seluruh unit di lingkungan Yayasan Adzkia Sumatera Barat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Yayasan Adzkia Sumatera Barat, Drs. H. Muhardanus, M.H Dt. Sampono Kayo, yang memberikan pengarahan sekaligus penekanan pentingnya penyelarasan mutu pendidikan di seluruh jenjang, mulai dari PAUD hingga SMA. Selanjutnya, Direktur Pendidikan dan Penjaminan Mutu YASB, Hj. Afrida Yenti, S.S., M.Pd, menyampaikan arah kebijakan pendidikan Yayasan untuk tahun ajaran 2026-2027.
Raker ini dirancang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum sinkronisasi taktis untuk menyelaraskan program yang sedang berjalan dengan standar mutu Yayasan, memperkuat desain pembelajaran inovatif, mengembangkan digitalisasi pembelajaran secara terpusat, serta menajamkan pembentukan karakter kepemimpinan peserta didik yang terukur dan didukung bukti nyata.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini mengangkat tiga fokus utama pada setiap harinya:
Hari pertama menitikberatkan pada penyelarasan mutu dan digitalisasi. Seluruh unit menyamakan persepsi mengenai arah kebijakan pendidikan Yayasan, standar akademik, serta tiga Jaminan Mutu Adzkia, yaitu Sholeh, Berprestasi, dan Berjiwa Pemimpin. Pada sesi Sidang Komisi, setiap unit melakukan pemetaan indikator mutu dan menyelaraskan program dengan RKAT yang sedang berjalan. Hari pertama juga menjadi momentum penting bagi perumusan kebutuhan konten digital terpusat melalui SIAKAD dan EduPay bersama Tim IT Yayasan.
Hari kedua difokuskan pada penyamaan pola pikir pembelajaran berbasis proyek dan sains, atau PjBL-STEM, yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam Terpadu, sekaligus menyepakati format modul ajar yang seragam di seluruh unit. Pada hari yang sama, dibahas pula penguatan budaya riset siswa sebagai bagian dari Indikator Kinerja Utama, mencakup strategi dan pendampingan riset ilmiah bagi peserta didik secara berjenjang.
Hari ketiga mengangkat pembahasan Program LEAD berjenjang serta tata kelola sistem penjaminan mutu. Setiap unit menyusun matriks implementasi Program LEAD sesuai tahap perkembangan peserta didik, mulai dari penguatan kemandirian di PAUD hingga kemampuan kepemimpinan pada jenjang yang lebih tinggi. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembahasan tata kelola Penjaminan Mutu Internal melalui siklus PPEPP, yaitu Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan.
Melalui Raker ini, Yayasan Adzkia Sumatera Barat berharap setiap satuan pendidikan memiliki arah implementasi yang lebih jelas dan terukur, sehingga hasil rapat kerja tidak hanya menjadi kesimpulan di atas kertas, tetapi benar-benar dapat ditindaklanjuti dan diterapkan langsung di masing-masing unit sekolah.